Kecelakaan Bagian II

Standar

Sempat terjadi perang mulut antara pembakal dan pihak berwajib tersebut. Singkatnya Dia di antar kerumahnya dan Si Kakek terbaring sekarat hampir mati dirumah sakit. Gila, nakal benar ni anak. Dan masih banyak cerita-cerita kocak tentang kecelakaan yang mereka lontarkan ketika mengalami. Untung saja kita semua masih hidup. Masih dipanjangkan umur, dan jangan lupa selalu bersyukur. Tak terasa waktu kian larut dan semakin sore. Beberapa menit lagi adzan magrib berkumandang. Langsung saja kami beranjak pulang. Menuju rumah masing dengan rasa terburu-buru. Begitupun aku, segera ku tancap gas menuju kost agar sempat sholat berjemaah dimushola tempatku tinggal. Waktu sudah mepet dan gas semakin ku gilas. Matahari semakin menghilang dan adzan mulai berkumandang. Sambil berkendara kuambil hape yang bergetar. Ku mulai mengetik dan membalas sms yang masuk. Tanpa ku sadar “Braaaaaaaaak” aku menabrak Trotoar. []

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s