Layar Biru

Standar

Menatap biru oleh mata
terpaku kaki di ulin hitam
sandarkan dada ke dataran panjang menuju malam
oh,
lelah diri melaksanakan hari
laksana kijang berlari dari kucing

melangkah kaki berhalat dinding
tujuan hati mengibur lelah dan menyandar

apa ini? Layar biru penuh cemoohan
suara bising namun menyehatkan pencernaan
segi empat berbentuk kotak
cahaya biru melukis katarak
sepatu berhamburan garis mata dan hidung
semut berbaris namun berwarna biru
pertandingan sepak bola pada suatu liga
sejak kapan lapangan sepak bola berwarna biru?

Di sisi biru
di kanan biru
di pojok biru
semua garis lapangan berdomisili dalam biru
ah, mungkin penglihatanku saja

ganti saja chanel nya biar tidak biru
namun…
Tetap saja biru
tertawa tersenyum pada kebodohan
baru ku sadari
televisi Rusak ditelan Zaman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s