Ranai

Standar

kita memang tak sedang memikirkan bagaimana hujan mengalir lembut laksana nada-nada yang tak punya tujuan  selalu tak pernah ada pembaharuan tanpa perhatian oleh kalangan manusia di sentero negeri buaya

 

kita memang tak sedang memikirkan perkalian antara tujuh dan tujuh yang menjadi empat puluh sembilan yang jika dikali seribu empat ratus enam puluh delapan maka pasti menunjuk tujuh puluh satu ribu sembilan ratus tiga puluh dua 

 

Kita memang tak sedang memikirkan kepastian yang terbang melayang ke udara menerawang sosok-sosok penuh dusta

 

kita memang tak sedang bermandikan cahaya laksana lagu Rhoma Irama ketika malam bulan purnama tiba

 

Kita memang tak sedang mecari-cari dimana kaktus Texas bersembunyi ketika Amsterdam yang penuh ganja menyelimuti tiap hati rusa yang sedang diburu oleh majikannya

 

Tetapi, kita sedang meniti tiap detik menit jam waktu hari bulan dan tahun dimana kita berpijar pada sebuah kawat yang rentan getaran sekeras dan senyaring tabuhan kapas pada sehelai rambut di bawah gemburan tanah yang menghilang dalam tidurnya manusia

 

kita sedang menikmati kenikmatan yang tak kita nikmati ketika nikmat yang tidak kita nikmati itu datang dan pergi dan lagi menemani jemari tiap sudut kaki hingga diri tak lagi sunyi dari segala rasa hiri dengki tanpa hakiki

 

kita sedang tenggelam dalam heterogen manusiawi supersive sedalam hati yang berarlun rinai gemulai ditemani kindai terpuruk dalam ramai dan terangsang seperti keledai

 

karena yang pasti, tak ada  permai selain roh-roh itu melayang pada seratus tujuh pulah juta malam penuh kenikmatan yang menggelombangkan mengalirkan merasukkan merajamkan menenggelamkan dan menentramkan damai

2 thoughts on “Ranai

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s